Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
Nasional

Detik-detik Penemuan Mayat Wanita di Surabaya, Polisi Buru Pembunuh

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 26, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit

KPA NEWS –– Teka-teki kematian seorang perempuan paruh baya dengan inisial SN (51) di dalam kamar kos di Jalan Putat Jaya Gang Lebar A, Kecamatan Sawahan, Surabaya, akhirnya terpecahkan.

Polisi memastikan bahwa perempuan asal Jombang tersebut menjadi korban pembunuhan yang kejam.

Kejelasan mengenai kasus pembunuhan di Putat Jaya Surabaya disampaikan langsung oleh Kapolsek Sawahan Polrestabes Surabaya, Kompol Muljono.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya pada Jumat (26/6/2026) dini hari, petugas menemukan tanda-tanda kekerasan yang tidak wajar pada tubuh korban.

“Jika sudah ditemukan tanda-tanda darah di dalam kamar dan pada jenazah, maka sangat mungkin terjadi tindak pidana. Setelah dilakukan pemeriksaan lengkap di tempat kejadian perkara oleh rekan-rekan Inafis, benar memang terjadi tindakan pembunuhan,” kata Kompol Muljono di halaman Mapolsek Sawahan.

Kronologi Penemuan Jasad

Pengungkapan jenazah korban yang akrab dipanggil “Mbak Har” berawal dari kecurigaan seorang musisi jalanan dengan inisial RI.

RI adalah cucu dari pemilik bangunan kos dua lantai yang biasanya bertugas mengawasi area kos tersebut.

Tetangga korban, Rani Suratmi, mengungkapkan proses penemuan jenazah tersebut.

Pada hari Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, RI baru saja tiba di kosan setelah selama tiga bulan tinggal di Kecamatan Porong, Sidoarjo, guna mendampingi istrinya yang melahirkan anak pertama.

Namun, setelah tiba di lokasi, RI menemukan hal yang mencurigakan karena pintu utama bangunan luar terkunci dari luar dengan gembok.

Setelah memecahkan kunci tersebut dengan paksa, RI masuk ke dalam untuk meletakkan barang-barangnya di kamarnya.

Pada saat itu, ia melihat pintu kamar kos korban SN sedikit terbuka, tetapi ia memutuskan untuk langsung pergi kembali bermain musik di lingkungan permukiman penduduk.

Saksi Mendapati Bau Tak Sedap Dari Kamar Korban

Rasa penasaran dan perasaan tidak enak membuat RI menghubungi keponakannya yang tinggal dekat dengan kosan tersebut. RI menyampaikan keluhan tentang adanya bau tidak sedap atau bau amis (mambu arus) yang menusuk dari arah kamar korban.

“Mas RI menelepon keponakannya, bertanya tentang keberadaan Mbak Har karena kosannya bau amis yang sangat menyengat. Akhirnya keponakannya mengajak tiga orang warga sekitar untuk memeriksa. Saat mereka melihat dari jendela, ternyata Mbak Har telah meninggal dalam kondisi yang sangat menyedihkan,” cerita Rani menggambarkan kekacauan warga di lokasi kejadian.

Berdasarkan data dari pengurus RT setempat, kondisi luka di tubuh korban tergolong sangat mengerikan.

Darah korban bahkan menyentuh seluruh tubuh serta dinding dan perabot di dalam kamar.

Korban ditemukan dalam posisi miring tanpa pakaian, dengan celana dalam yang turun hingga ke pangkal paha.

“Banyak luka di tubuhnya. Menurut Pak RT, bagian mulutnya membengkak dan lebam, serta menurut warga yang turut melihat, terdapat banyak luka sobek di bagian dada yang diduga akibat tusukan benda tajam,” tambah Rani.

Polisi Mencari Pelaku Pembunuhan di Kebun Sayur

Meskipun kondisi kamar dalam keadaan berantakan dan korban mengalami luka yang mengeluarkan darah, Kapolsek Sawahan Kompol Muljono memastikan bahwa barang-barang berharga berupa perhiasan yang dipakai oleh korban tidak hilang dibawa oleh pelaku.

Fakta ini membatasi kemungkinan motif terbalik dalam kasus pembunuhan di Surabaya tersebut.

“Perhiasan yang saya lihat di TKP tadi masih utuh terpasang di tubuh korban. Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar kasus keji ini segera terungkap dalam waktu singkat,” tutup Kompol Muljono.

Saat ini, jenazah SN telah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani pemeriksaan otopsi agar dapat mengetahui jumlah luka tusuk yang pasti serta penyebab kematian secara medis.

Tim Unit Reskrim Polsek Sawahan bekerja sama dengan Satreskrim Polrestabes Surabaya saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam serta mengumpulkan bukti-bukti untuk mengejar pelaku dari pembunuhan yang sangat keji ini.

(KPA NEWS -)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul “Kronologi Penemuan Mayat Perempuan di Kos Surabaya, Dimulai dari Kejanggalan Pengamen dan Bau Tak Sedap yang Mengganggu”

Artikel Pilar Terkait