Kejuaraan Provinsi Savate Kepri Berlangsung Meriah
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Savate Kepri Indonesia dengan tema “Elite Championship Savate 2026” berlangsung dengan meriah di Elite Martial Art (EMA) Camp, Puri Legenda Batam, pada hari Sabtu (20/6/2026). Acara ini menjadi ajang bergengsi bagi atlet-atlet bela diri yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kepri. Mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam pertandingan yang disponsori oleh Bank Tabungan Negara (Bank BTN).
Pertandingan antar fighter berlangsung sangat sengit, baik dari segi teknik maupun mental. Para atlet saling memperebutkan prestasi sekaligus membuka peluang untuk mengikuti kompetisi yang lebih besar. Dukungan dari para pendukung juga turut memperkuat semangat peserta, membuat suasana pertandingan terasa seperti panggung profesional.
Partisipasi Atlet dan Persiapan Menuju Porprov
Ketua Pengprov Savate Kepri, Vera Hoendrawat, menyampaikan bahwa Kejurprov kali ini diikuti sebanyak 69 atlet yang berasal dari lima kabupaten/kota di Kepri, yaitu Batam, Tanjungpinang, Bintan, Lingga, dan Karimun. Ia menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Porprov tahun ini. Selain itu, pengembangan atlet juga dilakukan untuk menghadapi Porwil dan bahkan target internasional.
Vera menekankan bahwa tujuan Savate Kepri tidak hanya mencetak atlet tingkat daerah atau nasional, tetapi juga melahirkan fighter yang mampu bersaing di kancah dunia. Untuk itu, pembinaan wasit dan juri juga diperhatikan, karena aturan di level internasional harus benar-benar ditegakkan.
Pembinaan Berkelanjutan dan Sumber Daya yang Berkualitas
Savate Kepri melakukan pembinaan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas atlet, pelatih hingga perangkat pertandingan. Saat ini, Kepri telah memiliki sumber daya pendukung yang cukup baik, termasuk wasit dan pelatih berstandar internasional. Dari EMA sendiri, terdapat dua wasit internasional, dua pelatih internasional, dan dua atlet internasional. Bahkan, dalam kejuaraan ASEAN, Kepri berhasil meraih dua medali emas.
Vera berharap Kejurprov ini menjadi awal yang baik untuk melahirkan atlet Savate Kepri yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat internasional.
Apresiasi dari Ketua Umum Savate Indonesia
Ketua Umum Savate Indonesia, Eko Fuji Raharjo, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Kejurprov Savate Kepri. Menurutnya, perkembangan Savate di Kepri cukup pesat meskipun organisasi tersebut masih tergolong baru. Ia menyatakan rasa bangga dan antusias melihat perkembangan atlet di Kepri, yang awalnya ia kira hanya sedikit daerah yang ikut, ternyata dari tujuh kabupaten/kota, sudah ada lima yang terbentuk.
Eko menilai Kejurprov ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan atlet, pelatih, serta perangkat pertandingan sebelum menghadapi Porprov Kepri. Ia menjelaskan bahwa kejuaraan ini bertujuan untuk menyerap aturan, baik dari segi atlet, pelatih maupun wasit juri, agar saat Porprov nanti semua aspek sudah lebih baik dan mendekati standar pertandingan yang sebenarnya.
Peluang Internasional dan Peran World Combat Games
Eko menambahkan bahwa Savate memiliki peluang besar untuk berkembang secara internasional. Cabang olahraga ini juga menjadi bagian dari World Combat Games, sebuah ajang multi-event bela diri dunia yang digelar empat tahun sekali di bawah naungan SportAccord yang berafiliasi dengan International Olympic Committee (IOC). Tahun depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah World Combat Games, yang menjadi kebanggaan karena Savate termasuk salah satu cabang yang dipertandingkan di ajang tersebut.
Ia berharap atlet-atlet Indonesia, termasuk dari Kepri, dapat menembus level internasional melalui pembinaan yang konsisten.
Dukungan dari KONI Kepri
Dukungan terhadap perkembangan Savate Kepri juga datang dari KONI Kepri. Kabid Kesejahteraan Olahraga KONI Kepri, Sawal Ludin, menyatakan bahwa pihaknya terus memberikan dukungan terhadap cabang olahraga ini. Meski baru sekitar delapan bulan dilantik oleh Pengurus Besar Savate Indonesia, perkembangan organisasi Savate Kepri sudah menunjukkan kemajuan yang luar biasa.
Sawal berharap pembentukan kepengurusan Savate di kabupaten/kota terus berkembang, sehingga semakin banyak atlet yang dapat dibina. Saat ini, lima dari tujuh kabupaten/kota di Kepri telah terbentuk, yang merupakan perkembangan yang sangat bagus.
Target Kejuaraan Elite Championship 2026
Melalui Elite Championship Savate 2026, Savate Kepri menargetkan lahirnya fighter-fighter baru yang tidak hanya berjaya di tingkat daerah, tetapi juga mampu membawa nama Kepri hingga kancah nasional dan internasional.
Artikel Pilar Terkait
Timnas Inggris berhasil melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui perpanjangan…
Kepri KPA NEWS -– Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, akan menghadapi sidang…
Kepri KPA NEWS -, JAKARTA - Lima forum PNS Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja danPPPK paruh waktubertemu Menteri…
Kepri KPA NEWS -Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), menekankan bahwa data yang tepat menjadi dasar pokok…
Kepri KPA NEWS - CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn.) TB Hasanuddin mengungkap…
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim menantikan keputusan pengadilan mengenai dugaan tindak pidana korupsi…
TRI Ringkasan Berita: Trump mengatakan pejabat Amerika Serikat dan Iran akan bertemu di Doha, Qatar, guna membahas masalah…
Ringkasan Berita: Pemimpin Republik sebelumnya, Jokowi, menerima gelar kearifan lokal saat mengunjungi Provinsi Lampung. Ex-Ketua AJI Lukas Luwarso…
