Peran NU dalam Harmoni dan Persatuan
Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kembali menyampaikan pernyataannya terkait dinamika yang terjadi di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 yang rencananya akan digelar pada Agustus 2026. Ia menegaskan bahwa NU adalah organisasi yang mengedepankan harmoni dan persatuan, bukan arena kompetisi politik.
“NU itu bukan organisasi politik yang membuat hubungan selalu kompetitif. NU itu orkestrasi kultural yang menyatukan, bukan saling menyingkirkan. Berbagai kemampuan dan kecerdasan sosial bersatu padu,” tulis Cak Imin melalui unggahan di akun X pribadinya. Ia memperingatkan agar semua elemen NU tidak membawa kepentingan politik ke dalam organisasi.
“Yang main-main di NU keluarkan aja. Yang berpolitik silakan di partai aja. NU itu lesehan dan menyatu tanpa ketegangan,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan pentingnya menjaga keutuhan dan kesatuan dalam tubuh NU, terlepas dari perbedaan pandangan atau kepentingan.
Rais Aam PBNU Dorong Pelaksanaan Muktamar
Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, mendorong agar Muktamar ke-35 PBNU digelar pada 1 hingga 5 Agustus 2026. Dorongan percepatan pelaksanaan muktamar tersebut muncul setelah sejumlah kiai sepuh jajaran Syuriyah PBNU melakukan kunjungan ke kediaman KH Miftachul Akhyar di Surabaya.
Beberapa tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain KH Anwar Iskandar, KH Afifuddin Muhajir, KH Aniq Muhammadun, KH Sadid Jauhari, KH Muhibbul Aman Aly, KH Tonthowi Jauhari Musaddad, serta KH Imam Buchori. Pertemuan ini bertujuan untuk menjaga soliditas organisasi dan memastikan muktamar berjalan lancar serta membawa manfaat bagi warga NU.
Katib PBNU, KH Ahmad Tajul Mafakhir, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari musyawarah para kiai sepuh untuk menjaga soliditas organisasi serta memastikan muktamar berjalan lancar dan membawa kemaslahatan bagi warga NU. Selain itu, Rais Aam juga disebut telah memanggil Ketua Umum PBNU ke kantor PBNU untuk membahas kesiapan teknis pelaksanaan muktamar. Dalam arahannya, seluruh kebutuhan teknis diminta segera diselesaikan agar agenda besar organisasi tidak mengalami hambatan.
“Rais Aam PBNU meminta agar persiapan teknis segera dituntaskan, sehingga pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak mengalami hambatan,” kata Tajul dalam keterangan tertulis.
Agenda Muktamar: Memilih Ketua Umum PBNU
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menjelaskan bahwa salah satu agenda utama dalam Muktamar ke-35 PBNU adalah pemilihan Ketua Umum PBNU. Peserta Muktamar ke-35 PBNU telah tercantum dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) PBNU. Oleh karena itu, dia berharap tidak ada pihak lain yang mengganggu proses menuju Muktamar ke-35 NU pada Agustus 2026.
“Diharapkan bisa berlangsung pada bulan Agustus yang akan datang dan diawali penyelenggaraan Munas dan Konbes. Nah, ini terus kita lakukan dan insyaAllah semuanya bisa berjalan lancar dan kita mohon dukungan dari Pengurus Wilayah maupun Pengurus Cabang untuk semuanya berfokus dan menyiapkan diri mengikuti Muktamar tersebut,” ujar Gus Ipul di Jakarta.
Gus Ipul Menegaskan Tidak Maju sebagai Ketua Umum PBNU
Gus Ipul menyatakan bahwa dirinya tidak akan maju dalam pencalonan Ketua Umum PBNU. Ia mengaku masih ada yang lebih baik darinya. Meski demikian, ia mempersilakan siapa saja yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU. Bahkan, ia juga mengaku tidak masalah apabila Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, mendaftar kembali.
“Oh semua (boleh daftar) ketua umum berpotensi ada (mendaftar lagi), yang lain-lain juga kan (boleh daftar),” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan sikap terbuka dan profesional dari Gus Ipul terhadap proses pemilihan ketua umum PBNU.
Artikel Pilar Terkait
Kepri KPA NEWS .-CO, TENGGARONG – Penggeledahan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara oleh Tim Penyidik…
Ringkasan Berita: Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan Pemerintah Kabupaten Kukar menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan dugaan tindak pidana…
Ringkasan Berita:Perdebatan tentang Upacara Adat Menindih Kepala Kerbau Jokowi menyangkal bahwa ritual injak kepala kerbau di Lampung memiliki…
Karimun, 11 Juli 2026 – PT MSM Tiga Matra Satria menyatakan keberatan atas pemberitaan yang berjudul "Tata Kelola…
OKE FLORES.COM - Berita terkini tentang pendistribusian bantuan sosial (bansos) kembali menarik perhatian masyarakat. Memasuki Juli 2026, pemerintah melalui…
KABAR BANTEN -Pemerintah Kabupaten Serang mulai mendistribusikan dana Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPRD) yang belum…
Jakarta, IDN Times - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menanggapi maraknya konten parodi terkait Koperasi Desa Merah Putih/Kampung Nelayan…
Ringkasan Berita: LDA mengatakan Gusti Moeng datang mengunjungi Ana Muji untuk membicarakan akses Keputren dan Ndalem Ageng terkait…
