Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
BINTAN

Kronologi Penemuan Jenazah Wanita di Parkiran Bandara Juanda, Sopir Taksi Curiga Bau dan Cairan dari Bawah Mobil

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 25, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit

Kepri KPA NEWS – Belakangan ini, penemuan mayat di area parkir Bandara Juanda memicu perhatian masyarakat. Proses penemuan tersebut menjadi topik pembicaraan banyak orang.

Pengumuman penemuan jenazah di dalam kendaraan di area parkir Bandara Juanda mengejutkan banyak orang. Terlebih lagi, jenazah tersebut diketahui sudah mengalami pembengkakan.

Dilansir dari SURYA.co.id pada Kamis (25/6/2026), diketahui bahwa jenazah yang dimaksud adalah Ruly Yunis. Ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan.

Ia dikenal sebagai perempuan asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Penemuan mayat tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026).

Ia meninggal di dalam mobil Innova berwarna hitam dengan plat nomor M 1090 GP. Setelahnya diketahui bahwa kendaraan tersebut adalah mobil dinas.

Kepala Sektor Polisi Sedati Iptu Masyita Dian Sugianto mengonfirmasi terkait kejadian penemuan jenazah ini. Petugas telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

“Benar terdapat penemuan jenazah di dalam kendaraan. Korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” katanya.

“Petugas masih dalam proses penyelidikan mengenai kejadian ini. Harap bersabar. Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara untuk pemeriksaan lanjutan. Petugas juga telah mengamankan lokasi kejadian serta berupaya mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan, Lukman menyatakan bahwa kendaraan tersebut merupakan mobil dinas milik Pemkab. Hal ini diketahui berdasarkan nomor polisi kendaraan tersebut.

“Kami mengetahui melalui nomor plat, dari sana kami memahami bahwa itu adalah kendaraan dinas kami di PRKP. Kemungkinan besar digunakan oleh pegawai yang berada di PRKP, namun untuk memastikan identitasnya, kami menunggu proses dari pihak berwenang,” katanya.

Dilansir dari KOMPAS.com pada Kamis (25/6/2026), proses penemuan jenazah korban menjadi topik pembicaraan. Kejadian ini dimulai ketika seorang pengemudi taksi online melihat adanya cairan yang keluar dari kendaraan tersebut.

 

Tidak hanya itu, orang-orang yang lewat di dekat mobil tersebut juga merasakan bau tidak sedap. Selanjutnya, ketika sopir taksi mendekati mobil itu, terlihat seorang perempuan dalam keadaan tidak bergerak.

Ia juga melaporkan ke petugas Satgaspam Bandara Juanda. Pihak aparat kepolisian dan Satgaspam segera tiba di lokasi.

Berdasarkan rangkaian kejadian tersebut, polisi selanjutnya melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti. Mereka juga telah mengambil keterangan dari beberapa saksi.

Kepala Tim Basarnas Surabaya, Gani, menyampaikan bahwa pihaknya perlu berhati-hati dalam mengevakuasi korban dari dalam kendaraan. Tindakan ini dilakukan agar tidak merusak lokasi kejadian.

“Kita perlu membukanya dengan perlahan agar tidak merusak atau mengubah barang bukti. Korban berada di kursi depan kendaraan,” katanya.

Kepala Seksi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono juga mengonfirmasi keberadaan penemuan jenazah tersebut. Saat ini, jenazah masih dalam penanganan petugas.

“Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penanganan oleh petugas,” katanya singkat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Wilayah Permukiman (PRKP) Bangkalan, Ahmad Roniyun Hamid menyampaikan bahwa korban telah beberapa hari tidak hadir di kantor. Awalnya, ia mengira orang tersebut sedang sakit.

“Karena beberapa kali sakit, saya kira dia tidak masuk kemarin karena sakit,” katanya.

“Saya kira dia tidak sedang hamil, tapi memang tubuhnya gemuk,” lanjutnya.

Ia juga menyampaikan bahwa timnya segera pergi ke rumah sakit. Tujuan dari hal tersebut adalah untuk memverifikasi apakah jenazah tersebut adalah milik pegawainya atau tidak. (*)

Artikel Pilar Terkait