Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
Keuangan

Bus Terbalik Bawa 30 Jemaat Gereja Batam di Pantai Melur, 3 Orang Terjepit

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 20, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit
Ringkasan Berita:
  • Sekitar 30 jemaat gereja yang menjadi korban kecelakaan bus di Pantai Melur telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
  • Menurut Kompol Afiditya Arief Wibowo, tiga korban sempat terjebak di dalam bus dan berhasil dievakuasi berkat bantuan warga serta petugas menggunakan peralatan seadanya.
  • Polisi menduga bus kehilangan kendali saat melintasi jalan yang cukup curam, kemungkinan akibat rem tidak berfungsi optimal. 
 

KOMPASIA.COM, BATAM – Evakuasi korban bus terbalik di Pantai Melur, Galang, Kota Batam sudah selesai di lakukan. Sejumlah korban sudah dibawa ke RS.

Data yang dikumpulkan KOMPASIA.COM, setidaknya terdapat 30 jemaat gereja yang menjadi korban dalam kecelakaan kendaraan bus tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menyampaikan bahwa dari 30 orang tersebut, tiga di antaranya sempat terjebak di dalam kendaraan saat kejadian nahas itu terjadi.

Warga dan petugas polisi saling bantu untuk membebaskan korban yang terjepit tersebut.

Menggunakan alat yang tersedia, akhirnya tiga korban berhasil dievakuasi dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Sebenarnya terdapat sekitar 3 korban yang terjepit dan proses evakuasinya memakan waktu. Sekarang para korban telah dibawa ke rumah sakit,” ujar Afid.

Ditambahkan oleh Afid, 30 jemaat tersebut dibawa ke dua rumah sakit terdekat. Yaitu Graha Hermin dan Embun Fatimah.

Sampai saat ini belum dapat dipastikan identitas para korban dalam kejadian ini.

Petugas masih terus melakukan pencatatan terhadap para korban yang selamat.

“Saya sudah berada di rumah sakit, sedang melakukan pendaftaran bersama anggota,” katanya singkat.

Jemaat Gereja Ingin Berdoa di Area Melur

Kurang lebih 30 orang menjadi korban dari kecelakaan yang terjadi di kawasan Pantai Melur, Kota Batam.

Diketahui, mereka merupakan jemaat gereja yang akan mengadakan doa di Pantai Melur. Informasi tersebut disampaikan oleh Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo.

Sampai saat ini, beberapa korban telah dibawa ke dua rumah sakit terdekat menggunakan mobil ambulans milik polisi dan juga ambulans dari kecamatan.

“Proses evakuasi sudah selesai, kami membawa korban ke dua rumah sakit, yaitu RS Graha Hermin dan RS Embun Fatimah,” kata Afid, Sabtu (20/6/2026).

Berdasarkan informasi awal, menurut Afid kecelakaan ini terjadi karena bus yang mengangkut rombongan jemaat gereja tersebut tidak mampu mengendalikan kecepatan saat melewati jalan yang sedikit menanjak.

Diduga rem mengalami kegagalan dan akhirnya kendaraan terbalik. Namun, pihak kepolisian tetap akan melanjutkan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

“Saya saat ini masih berada di rumah sakit, sedangkan penyebab kecelakaan masih dalam pemeriksaan awal. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Viral di Medsos

Beredar di beberapa akun media sosial, bus yang mengangkut rombongan terbalik di Pantai New Melur Kota Batam, Sabtu (20/6/2026) siang.

Kendaraan yang mengangkut para wisatawan itu tampak terbalik dengan bagian roda berada di atas.

Hingga saat ini belum jelas secara pasti penyebab terbaliknya bus tersebut. Yang diketahui, di media sosial disampaikan bahwa petugas sedang melakukan evakuasi beberapa korban.

Di sisi lain, Kapolsek Galang Iptu Hendrizal saat dimintai konfirmasi mengonfirmasi terjadinya kecelakaan di pantai New Melur, Galang, Kota Batam.

Menurutnya, kecelakaan terjadi pada pukul 10.50 WIB.

“Kecelakaan tadi, sampai saat ini kita masih melakukan evakuasi terhadap korban,” ujar Hendrizal saat diminta konfirmasi.

Masih belum jelas berapa jumlah serta identitas penumpang yang menjadi korban dalam kejadian ini.

Karena polisi masih fokus dalam proses evakuasi dan pendataan para korban yang ada.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa hingga berita ini diturunkan, masih terdapat penumpang yang terjepit dan sedang dalam proses evakuasi oleh petugas.(Setiawan_koe/KOMPASIA.COM)

Artikel Pilar Terkait