Ringkasan Berita:
- Berikut adalah beberapa variasi parafraze dari teks tersebut: 1. Tersebar sebuah video kolase berdurasi 33 detik yang diduga berasal dari ponsel almarhumah Ruly Yunis Setiawati, dengan keterangan waktu pengambilan pada 19 Juni 2026 pukul 13.30 WIB. 2. Ada video kolase berdurasi 33 detik yang beredar, yang diperkirakan berasal dari ponsel milik almarhumah Ruly Yunis Setiawati, dengan tanggal dan waktu pengambilan 19 Juni 2026 pukul 13.30 WIB. 3. Video kolase durasi 33 detik yang diduga diambil dari ponsel almarhumah Ruly Yunis Setiawati beredar, dengan keterangan waktu pengambilan pada 19 Juni 2026 pukul 13.30 WIB. 4. Beredar video kolase sepanjang 33 detik yang disinyalir berasal dari ponsel almarhumah Ruly Yunis Setiawati, dengan keterangan waktu pengambilan 19 Juni 2026 pukul 13.30 WIB. 5. Sebuah video kolase berdurasi 33 detik yang diduga berasal dari ponsel milik almarhumah Ruly Yunis Setiawati telah beredar, dengan informasi waktu pengambilan 19 Juni 2026 pukul 13.30 WIB.
- Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya, menyatakan bahwa alur kejadian dalam video dianggap sejalan dengan pergerakan korban.
- Meskipun menemukan kesamaan ciri-ciri pria dalam video dengan orang yang terekam oleh CCTV, Risang tetap menyatakan bahwa belum bisa mengidentifikasi pria tersebut sebagai pelaku.
Liputan Jurnalis Kepri KPA NEWS -, Ahmad Faisol
Berita KPA Kepri -, BANGKALAN– Video yang berisi potongan foto-foto dengan seorang pria tak dikenal beredar di beberapa grup WhatsApp pada sore hari Minggu (28/6/2026).
Di bagian bawah sisi kiri video yang berdurasi 33 detik, terdapat tulisan ‘A9 2020, 06/19 13:30.’
Teks berwarna putih tersebut berisi keterangan mengenai jenis ponsel Ruly serta keterangan tanggal dan jam saat momen diambil menggunakan kamera ponsel almarhumah.
Hal tersebut dipastikan oleh Kuasa Hukum Risang Bima Wijaya dari kantornya pada sore hari Minggu.
Ia mengakui bahwa perempuan dalam video tersebut merupakan korban Ruly, sedangkan ciri-ciri yang cocok pada kaos, kacamata minus, dan rambut lurus tipis di sisi kanan dan kiri terdapat pada pria yang diduga.
“Kemudian tercantum di sana Oppo A9, itu benar ponsel korban. Selanjutnya diunggah pada tanggal 19 Juni 2026, yang berarti hari Jumat dan lokasinya di Alun-alun Kota Batu,” jelas Risang di hadapan sejumlah awak media.
Almarhumah Ruly meninggalkan rumah yang berada di Perum Lavender, Kelurahan Mlajah, Kota Bangkalan pada hari Kamis (18/6/2026) pukul 10.00 WIB.
Namun di malam sebelumnya, Ruly masih sempat menghadiri acara pisah sambut Dandim 0829 di Pendapa Agung Bangkalan.
“(Kronologis) berlanjut, bahwa pada hari Jumat siang masih berada di Alun-alun (Kota Batu), sedangkan malam Jumat sampai Sabtu video call menunjukkan lokasi di Malang,” jelas Risang.
Almarhumah yang dikenal dengan nama Risang sempat melakukan panggilan video dan berbagi lokasinya di sebuah toko buah di Pujon, Kabupaten Malang kepada putra satu-satunya, termasuk melakukan panggilan video kepada saudaranya pada malam Jumat (19/6/2026).
Istri almarhum Ruly kehilangan kontak pada hari Sabtu (20/6/2026) siang setelah sempat berbicara dengan suaminya di pagi hari.
Jenazahnya kemudian ditemukan di dalam kendaraan dinasnya dalam keadaan membusuk di area parkir terminal Bandara Internasional Juanda pada hari Rabu (24/6/2026).
“Video (33 detik) tersebut sudah beredar dan sudah ada keterangan ‘diteruskan berali kali’, tampaknya ada yang mengunduh dari akun TikTok korban,” kata Risang.
Belum Pastikan Pelaku
Dalam video yang berlangsung selama 33 detik, ditampilkan kumpulan foto dan video kebersamaan almarhumah Ruly dengan seorang pria mencurigakan yang sesuai dengan ciri-ciri; mengenakan kacamata minus, memakai kaos berwarna biru dengan garis tipis merah putih yang terlihat jelas di bagian dada.
Meskipun demikian, Risang menegaskan bahwa sebagai pihak kuasa hukum tidak dapat menyatakan bahwa pria dalam video tersebut adalah tersangka pria misterius atau pelakunya, sebelum pihak kepolisian melakukan penangkapan.
“Biarkan penyidik yang menyampaikan. Saya tidak perlu menjelaskan apa-apa mengenai pria dalam video tersebut. Silakan cocokkan sendiri dengan kaos yang dikenakan laki-laki aneh yang mengambil tiket (parkir) di Bandara Internasional Juanda,” tegas Risang.
Ia menambahkan, pembaruan terbaru dari penyidik Polresta Sidoarjo saat ini masih dalam proses melacak jejak rekening saat pengambilan uang, menganalisis komunikasi dari ponsel almarhumah, serta mengumpulkan keterangan dari dua anggota keluarga almarhumah sebagai saksi, termasuk mengidentifikasi barang-barang pribadi korban.
“Saya tidak ingin mengasumsikan bagaimana hubungan video tersebut, tidak berani berspekulasi. Apalagi ini foto wajah seseorang yang paling mencurigakan meskipun secara ‘cocokologi’,” tutup Risang.
Artikel Pilar Terkait
Ringkasan Berita: Pihak Satlantas Polrestabes Surabaya membenarkan bahwa korban yang meninggal dunia adalah seorang penumpang dengan inisial SM,…
Dalam beberapa waktu terakhir, dinamika pengelolaan parkir di Kabupaten Karimun menjadi sorotan publik. Di tengah berbagai narasi yang…
Ringkasan Berita: Titik mengakui anak-anaknya menjadi korban intimidasi setelah video Armuji menyebar. Perundungan diketahui memengaruhi kondisi mental siswa…
Kepri KPA BERITA - CO.ID - JAKARTA.Tim Penindakan Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polri sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan…
Berita KPA Kepri, Batam– Sejumlah warga Batam yang mengaku terdampar di Kamboja karena tidak mampu membayar biaya pulang…
Ringkasan Berita: Anak perempuan berusia 9 tahun dari Setu, Kabupaten Bekasi, tertembak peluru tak sengaja saat bermain dan…
Ringkasan Berita: Di tengah perdebatan yang terus menarik perhatian masyarakat, Ruben Onsu dan Sarwendah ternyata secara diam-diam telah…
Ringkasan Berita: Ketiga pemuda tersebut juga berkomitmen untuk menghapus video yang sebelumnya diunggah ke akun media sosial karena…
