Sabtu, 22 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
Nasional

Daftar 5 Berita Populer Batam Hari Ini: Jemaat Gereja Terlibat Kecelakaan Maut

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 21, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit

Berita Populer Batam Hari Ini

Berikut adalah lima berita yang sedang ramai dibicarakan di kota Batam hari ini. Informasi ini mencakup berbagai peristiwa penting, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga kasus narkoba dan konflik sosial.

Kecelakaan Bus Pariwisata di Pantai New Melur

Kecelakaan tunggal menimpa sebuah bus pariwisata di jalur kawasan Pantai New Melur, Jembatan 5 Pulau Galang, Batam. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 10.50 WIB. Bus yang membawa sekitar 30 penumpang rombongan jemaat Gereja HKBP Tembesi Indah itu mengalami kecelakaan diduga akibat gangguan pengereman saat menuju pintu masuk kawasan wisata pantai tersebut.

Satu penumpang dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Embung Fatimah. Korban bernama Dahlena Ginting, yang merupakan salah satu dari tiga penumpang terakhir yang berhasil dievakuasi karena terjepit badan bus. Proses penyelamatan membutuhkan waktu cukup lama karena posisi tubuh korban terhimpit bagian kendaraan.

Kapolresta Barelang melalui Kasat Lantas Polresta Barelang menyampaikan bahwa korban sempat mendapat penanganan medis usai dievakuasi. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Wanita Ditangkap Saat Hendak Terbang dari Bandara Hang Nadim

Seorang perempuan berinisial SF ditangkap saat hendak terbang dari Batam menuju Jakarta melalui Bandara Hang Nadim. Petugas menemukan dua paket sabu seberat sekitar 200 gram yang disembunyikan di dalam lapisan pembalut wanita. Polda Kepri menduga SF merupakan kurir narkoba dan masih memburu jaringan yang terlibat dalam kasus tersebut.

Penangkapan dilakukan di ruang pemeriksaan lantai 2 Bandara Hang Nadim Batam saat tersangka hendak melakukan perjalanan menggunakan pesawat Citilink dengan tujuan Batam-Jakarta. Pelaku diamankan oleh petugas gabungan bersama tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 06.45 WIB.

Enam Siswa Sempoa SIP Dabo Singkep Wakili Lingga di Kejuaraan Nasional

Bimbingan Belajar (Bimbel) Sempoa SIP Dabo Singkep mengirimkan enam peserta didiknya untuk mengikuti Kejuaraan Sempoa SIP Tingkat Nasional yang akan digelar di Haris Hotel Batam pada 24 Juni 2026. Kepala Sempoa SIP Kabupaten Lingga, Joni Suryadi, menjelaskan bahwa keikutsertaan para siswa tersebut merupakan kelanjutan dari partisipasi Sempoa SIP Dabo Singkep dalam berbagai ajang kompetisi.

Sebelumnya, mereka telah mengikuti lomba Sempoa SIP tingkat daerah se-Kepulauan Riau pada Februari 2026. Kejuaraan nasional ini menjadi momen istimewa bagi Sempoa SIP Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Lingga, karena ajang tersebut tergolong langka digelar di Kepri dan terakhir kali dilaksanakan pada 2010.

Seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok membuka tas milik penumpang lain saat pesawat bersiap lepas landas dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam tujuan Jakarta, hari Kamis (18/6/2026). Aksi tersebut diketahui oleh penumpang lain hingga kemudian dilaporkan kepada petugas.

WNA tersebut akhirnya diamankan oleh personel Polsek Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam untuk dilakukan pemeriksaan. Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim Batam, Iptu Rifa, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan WNA itu diamankan setelah diduga membuka tas salah satu penumpang di dalam kabin pesawat.

Keributan di Hotel RedDoorz Taras Batam

Keributan terjadi di salah satu hotel RedDoorz yang berada di kawasan Cikitsu, Taman Raya (Taras), Batam Centre, Kota Batam, Sabtu (20/6/2026) malam. Pantauan di lapangan menunjukkan kawasan tersebut ramai didatangi warga sekitar yang tidak terima apabila hotel tersebut dijadikan tempat usaha pijat (massage).

Dwi, salah seorang warga yang berada di lokasi, mengungkapkan permasalahan ini berawal dari teguran yang dilakukan warga kepada manajemen hotel. Teguran tersebut awalnya disampaikan secara baik-baik. Namun, pihak yang bersangkutan dinilai tidak mengindahkan teguran warga. Akibatnya, warga yang merasa kecewa dan marah kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk meminta penjelasan.

Artikel Pilar Terkait