Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
Nasional

Kronologi kecelakaan maut di Batam, jemaat gereja berubah duka di Pantai New Melur

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 21, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit

Kecelakaan Bus Pariwisata di Batam, Satu Orang Tewas

Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di jalur Pantai New Melur, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Bus pariwisata yang membawa 30 jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tembesi Indah mengalami kecelakaan pada Sabtu (20/6/2026) sekira pukul 10.50 WIB. Dalam peristiwa ini, satu orang penumpang bernama Dahlena Ginting meninggal dunia.

Bus yang digunakan untuk perjalanan ke Pantai New Melur diduga mengalami kegagalan sistem pengereman saat melintasi jalan yang cukup curam. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib.

Korban Dievakuasi ke Berbagai Fasilitas Kesehatan

Para korban luka-luka dievakuasi ke beberapa rumah sakit dan puskesmas di sekitar lokasi kejadian. Proses evakuasi memakan waktu cukup lama karena posisi tubuh korban terjepit di bagian badan bus. Dari 30 penumpang, tiga orang berhasil dievakuasi dari dalam kendaraan, termasuk Dahlena Ginting yang akhirnya meninggal setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

Selain korban meninggal, sejumlah lainnya mengalami cedera dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Beberapa korban sempat mendapat pertolongan awal di Puskesmas Rempang Cate sebelum dirujuk ke RSUD Embung Fatimah dan Rumah Sakit Graha Hermine. Jarak dari Pantai New Melur ke RSUD Embung Fatimah sekitar 48,7 km atau memakan waktu sekitar 59 menit menggunakan mobil. Sementara jarak antara RSUD Embung Fatimah dan RS Graha Hermine hanya sekitar 1,4 km.

Detik-Detik Kecelakaan Terjadi

Menurut keterangan saksi dan petugas di pintu masuk Pantai New Melur, bus diduga mengalami kegagalan pengereman saat sedang melaju menuju lokasi. Saat itu, bus hendak melakukan manuver belok ke arah kanan. Namun, karena tidak dapat dikendalikan, sopir mencoba menghindari kondisi lebih buruk dengan membanting setir hingga akhirnya bus terguling di sisi jalan.

“Bus melaju dari arah atas bukit dengan kecepatan sekitar 50 sampai 60 kilometer per jam sebelum kehilangan kendali dan terbalik,” ujar saksi.

Kecelakaan tersebut membuat para penumpang panik. Sejumlah warga dan petugas langsung membantu proses evakuasi. Tiga penumpang dilaporkan terjepit di dalam badan bus sehingga membutuhkan bantuan tim evakuasi khusus. Seluruh penumpang akhirnya berhasil dikeluarkan dari kendaraan sekira pukul 12.40 WIB.

Penyelidikan dan Langkah Pihak Berwajib

Setelah kejadian, pihak kepolisian melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan. Selain dugaan gangguan pengereman, penyidik juga akan memeriksa teknis terhadap bus untuk mengetahui apakah ada faktor lain yang menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Ipda Albert Hutagaol, mengatakan bahwa pihaknya telah turun ke lokasi kejadian dan para korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Dari 30 orang yang terlibat kecelakaan, sebanyak 12 orang masih menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah hingga hari Sabtu (20/6).

Informasi Lengkap tentang Lokasi dan Jalur

Pantai New Melur berada di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Batam. Jalur yang dilewati bus memiliki kondisi jalan yang cukup curam, terutama di area bukit. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mungkin berkontribusi pada kecelakaan. Para jemaat gereja yang terlibat dalam kejadian ini rencananya ingin menggelar doa di pantai tersebut.

Dengan kejadian ini, pihak berwajib terus melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Artikel Pilar Terkait