Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
kepulauan riau

Dishub Angkut Motor, Ojol Sulis Bercerita Anaknya Makan Nasi Pakai Penyedap

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 21, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit

Di balik viralnya video Sulis Agung Wibowo, seorang ojek online, naik ke truk Dinas Perhubungan untuk meminta agar motornya dikembalikan, tersimpan kisah sedih mengenai kondisi keluarganya.

Seorang ayah yang memiliki empat anak mengakui pernah mengalami masa paling berat dalam hidupnya, yaitu ketika mengetahui anak-anaknya hanya makan nasi dan bumbu penyedap.

Pada sore hari, Rabu (17/6), setelah motornya dibawa oleh petugas Dishub, Sulis menghubungi istrinya. Ia hanya ingin memastikan anak-anaknya sudah makan.

“Anak-anak makan dengan apa?” ujar Sulis menirukan pembicaraannya dengan istrinya saat diwawancarai di rumahnya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (21/6).

Ucapan istri membuat hatinya tersentuh.

Istri (di telepon): ‘Ini, nasi bersama Royco.’

Sulis mengakui langsung terdiam ketika mendengar jawaban itu. “Saya terenyuh di tempat itu. Ya Allah, ya Tuhanku, saya berkata.”

Ia langsung mengirim uang kepada istrinya agar bisa membeli lauk untuk anak-anak. “Ini saya kirim dulu ya. Cari dulu, beli apa aja, seperti nugget-nugget gitu.”

Situasi tersebut menjadi salah satu momen paling sulit dalam kehidupan Sulis sebagai kepala keluarga. Ia merasa gagal ketika tidak mampu menyediakan makanan yang layak bagi anak-anaknya.

“Di sana saya merasa terharu. ‘Deng’, hati saya seperti hancur. Ya Allah, janganlah kejadian ini terus terjadi,” katanya.

Video Sulis yang memanjat truk Dishub beredar luas. Setelah kejadian tersebut, pihak Dishub datang langsung ke rumah Sulis untuk meminta maaf dan melakukan komunikasi yang baik.

“Saya cuma ojek online tidak ada yang bukan orang istimewa,” kata Sulis.

Sempat Berjualan Risol

Sulis mengakui bahwa penghasilannya sebagai ojek online hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Jika tidak bekerja, maka tidak ada pendapatan.

“Karena ojol itu bekerja harian, tidak bekerja, tidak mendapatkan gaji,” katanya.

Sebenarnya, Sulis pernah mencoba peluang lain melalui bisnis kuliner. Pada tahun 2020, ia sempat membuka usaha risol dengan nama Frozen Mama Intan. Namun bisnis tersebut gagal karena dampak pandemi COVID-19.

“Dulu saya bikin risol frozen,” ujar Sulis.

Sekarang, setelah banyak bantuan datang setelah videonya viral, Sulis mulai mempertimbangkan masa depan yang baru. Ia berkeinginan perlahan meninggalkan kesulitan dalam kehidupan sebagai ojek online dan membangun usaha sendiri.

“Mau usaha,” kata Sulis.

Salah satu impian yang ia miliki adalah membukafranchise ayam goreng. “Memang pada saat itu saya dulu punya pikiran ingin memiliki usaha”franchise Sabana.”

Untuk Sulis, kehidupan selalu menawarkan kesempatan untuk berubah.

“Siapa yang tidak ingin mengubah situasi? Siapa yang tidak ingin memperbaiki kondisi, bukan? Kita saat ini berada di bawah, namun pasti suatu saat kita akan naik. Roda terus berputar,” katanya.

Respons Pramono

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan tanggapan terkait penanganan kasus Sulis, yang motornya diangkat oleh petugas Dishub di wilayah Jatinegara.

Pramono menginginkan jajaran Dishub merespons isu serupa secara cepat tanpa perlu menunggu menjadi viral di media sosial.

“Saya juga meminta kepada Dinas Perhubungan bahwa hal-hal semacam ini lebih baik kita tangani langsung daripada menunggu hingga viral baru kita merespons,” kata Pramono.

Sulis juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Salah satu bantuan yang diterimanya adalah sepeda motor baru yang kini diparkir di depan rumah kontrakannya.

Sebelumnya, Sulis menyatakan tindakannya memanjat truk Dishub terjadi pada hari Rabu (17/6).

Pada saat itu, ia sedang mengambil pesanan makanan dari internet. Motor yang dikendarainya ditempatkan di trotoar hingga akhirnya dibawa oleh truk Dishub. Sulis yang melihat motornya dibawa, secara spontan melompat ke truk tersebut sambil memohon agar motor itu tidak diangkut.

Artikel Pilar Terkait