Ringkasan Berita:
- Ruly Yunis Setiawati ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan yang sedang diparkir di Bandara Juanda.
- Rekan mengatakan Ruly tekun, sering tiba paling awal, serta peduli terhadap staf.
- Korban dikenal ramah, suka bercanda, dan membuat rekan merasa kehilangan.
- Atasan menyebut Ruly bertanggung jawab, cepat tanggap, dan tangguh dalam menjalankan tugas dinas.
- Sebelum menghembuskan napas terakhir, Ruly terbiasa menemani ibunya yang sedang sakit.
Kepri KPA NEWS –– Seorang pegawai negeri sipil (PNS) wanita ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, pada hari Rabu (24/6/2026).
Ruly Yunis Setiawati (50) yang merupakan pegawai ASN menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) di Pemkab Bangkalan.
Pergiya korban menyisakan kesedihan di ruang Sekretariat PRKP Pemkab Bangkalan.
Staf Sekretariat Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, Grecia Virna Handayani juga mengingat korban sebagai seseorang yang tekun.
Bahkan, korban sering tiba di kantor lebih dahulu daripada staf-stafnya.
“Biasanya pada jam seperti ini (07.30 WIB) dia sudah tiba, beliau selalu datang lebih dahulu dibanding staf-stafnya,” kata Grecia, dilansir dari Surya.co.id.
Ruly, kata Grecia, adalah sosok yang dikenal suka bercanda dan selalu memberi perhatian kepada karyawan.
Staf di kantor Ruly merasa sedih karena kepergian korban.
“Almarhumah adalah sosok yang ramah, sering bercanda, dan sangat perhatian terhadap para stafnya. Kami merasa kehilangan yang sangat atas kepergian Ibu Ruly untuk selamanya, kami bertemu terakhir kali di kantor pada hari Senin (15/6/2026),” ujar Grecia.
Di sisi lain, Kepala Dinas PRKP Bangkalan, Roniyun Hamid juga mengakui kehilangan sosok Ruly.
Ia mengungkapkan, pada hari Rabu (17/6/2026), korban masih hadir di tempat kerja meskipun tidak melakukan kehadiran.
“Bu Ruly Hari Rabu (17/6/2026) tetap hadir bekerja, namun sistem e-presensi mengalami gangguan, penuh, sehingga tidak dapat melakukan absen,” kata Roniyun.
Sebelum menghembuskan napas terakhir, Ruly juga dikenal sibuk menemani ibunya yang sedang sakit.
Namun dalam beberapa hari terakhir, almarhumah pernah mengatakan bahwa ibunya sedang sakit dan sering menemani, saya memahami hal itu,
“Bu Ruly adalah sosok yang bertanggung jawab, gesit, mengerjakan dengan cepat dan sesuai waktu yang ditentukan, ketika saya tidak bisa hadir, Bu Ruly selalu siap menggantikan,” ujarnya.
Misteri Kematian Korban
Kematian Ruly menjadi teka-teki, karena ia dilaporkan kehilangan kontak dengan keluarganya sejak siang hari Sabtu (21/6/2026).
Mengutip dari Surya.co.id, pihak keluarga masih berkomunikasi dengan korban hingga pagi hari Sabtu.
Wakil hukum korban, Risang Bima Wijaya mengatakan, pada Jumat (20/6/2026) malam, korban masih melakukan panggilan video dengan saudaranya.
Kemudian pada pagi hari Sabtu, korban masih sempat berkomunikasi melalui pesan dengan suaminya.
“Kontak hilang sejak siang Sabtu, sedangkan pagi Sabtu masih berkomunikasi dengan suami,” katanya.
Kemudian pada siang hari Rabu, Ruly ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas Toyota Innova dengan plat nomor M 1090 GP.
Ketika ditemukan, kondisi korban sudah mengalami peruraian.
Risang menyampaikan, pihaknya juga mengajukan permohonan untuk melakukan autopsi terhadap jenazah korban karena terdapat beberapa hal yang mencurigakan yang perlu diteliti lebih lanjut.
Pertama, kondisi korban ditemukan dalam keadaan meninggal di kursi penumpang depan.
Dari kematian ini, kata Risang, terdapat dua kemungkinan mengenai kematian korban, yaitu meninggal secara alami atau adanya tindakan pidana.
Ia mengira, korban telah meninggal sejak dari luar area parkir bandara.
Tetapi jika kejadian pidana sudah pasti terjadi karena orang yang mengemudikan almarhumah pasti terekam di CCTV bandara Juanda,
“Mobil tiba di bandara pada hari Sabtu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB. Kemungkinan korban telah meninggal sebelumnya, sehingga hanya dibawa ke bandara untuk dibuang,” ujar Risang.
Selain itu, aksesoris yang dipakai korban juga tidak ditemukan.
“Barang yang tidak ditemukan, namun belum tentu hilang atau diambil, adalah gelang dan kalung, tidak terlihat di leher maupun lengan tangan. Mungkin saja barang tersebut sudah dimasukkan ke dalam tas,” ujarnya.
Beberapa artikel ini pernah tayang di Surya.co.id dengan judul Kebaikan Hati Ruly ASN Pemkab Bangkalan Ditemukan Meninggal di Juanda, Membekas di Ingatan Rekannya
(Kepri KPA BERITA -, Muhammad Renald Shiftanto)(Surya.co.id, Ahmad Faisol)
Artikel Pilar Terkait
Ringkasan Berita: Jenazah Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan, yang ditemukan membusuk di dalam mobil dinas…
Ringkasan Berita: ASN Ruly Yunis Setiawati ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan di Bandara Juanda. Jenazah korban ditemukan…
Ringkasan Berita: Anak perempuan berusia 9 tahun dari Setu, Kabupaten Bekasi, tertembak peluru tak sengaja saat bermain dan…
Kepri KPA NEWS -Ex-Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, secara resmi ditetapkan sebagai…
Kepri KPA NEWS -Berita paling viral di Kepri KPA NEWS - yang terdiri dari berita terpopuler, Rabu (8/7/2026).…
Kepri KPA BERITA -, MUARA BULIAN- Polres Batang Hari, Provinsi Jambi mengambil tindakan tegas untuk menangani maraknya aksi…
Ringkasan Berita: Kecelakaan hilangnya Ipan Nurzaman (26) di perairan Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera…
Ringkasan Berita: Pihak Satlantas Polrestabes Surabaya membenarkan bahwa korban yang meninggal dunia adalah seorang penumpang dengan inisial SM,…
