Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
olahraga

Anggar dan E-Sport Meriahkan Pekan Olahraga Nipah 2026

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 28, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit

Berita KPA Kepri, MAKASSAR –Semangat masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam menyambut Pekan Olahraga Nipah 2026 mulai terlihat.

Pekan Olahraga Nipah adalah program sportainment tahunan yang diadakan oleh Nipah Park sebagai wujud apresiasi terhadap komunitas dan klub olahraga yang berkembang bersama Nipah Park.

Perhelatan Olahraga Nipah 2026 direncanakan akan diadakan pada tanggal 17 hingga 19 Juli 2026.

25 cabang olahraga, acara hiburan, serta berbagai kegiatan komunitas disajikan.

Semangat warga Makassar terasa dalam rangkaian Pra Pekan Olahraga Nipah 2026.

Ratusan peserta dari berbagai kelompok dan cabang olahraga ikut serta dalam ajang yang diselenggarakan di beberapa lokasi di bawah naungan Kalla Land & Property.

Seperti rangkaian Pra Pekan Olahraga Nipah 2026 di cabang olahraga Anggar, yang diadakan di Main Atrium Mal Ratu Indah (MaRI), Jalan Ratulangi, Makassar, pada 27-28 Juni 2026.

Kehadiran cabang olahraga ini menarik perhatian karena menyajikan pertandingan yang dekat dengan masyarakat dan bisa disaksikan secara langsung di ruang umum.

Bekerja sama dengan komunitas Sir Idar Fencing, sebanyak 97 peserta ikut serta dalam pertandingan Anggar tersebut.

Peserta terdiri dari atlet yang berasal dari Makassar, Kabupaten Sinjai, hingga atlet Pentathlon Sulsel.

Pentathlon adalah olahraga yang terdiri dari lima cabang berbeda yang dijadikan satu dalam sebuah pertandingan, yaitu pedang, renang, berkuda, menembak, dan lari.

Cabang olahraga ini membutuhkan kekuatan fisik, perencanaan, konsentrasi, serta kelincahan atlet secara menyeluruh.

Selain pertandingan reguler, Pekan Olahraga Nipah 2026 juga menyediakan pertunjukan Para Fencing atau anggar kursi roda.

Pameran ini memperlihatkan atlet disabilitas yang berlaga dengan menggunakan kursi roda dalam nomor Floret dan Degen.

Kehadiran Para Fencing mencerminkan semangat inklusivitas yang turut diusung Pekan Olahraga Nipah, bahwa olahraga dapat menjadi ruang yang terbuka dan bisa diakses oleh berbagai kalangan.

Keramaian juga terlihat dalam cabang olahraga E-Sport yang berlangsung pada 20–21 Juni 2026 dengan partisipasi sebanyak 310 peserta.

Peserta dalam cabang olahraga ini berasal dari berbagai komunitas game dan penggemar olahraga elektronik di Makassar serta sekitarnya.

Semangat yang sama juga terlihat dalam cabang E-Football yang diadakan pada 21 Juni 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang.

Di sisi lain, cabang olahraga balap sepeda yang digelar pada 21 Juni 2026 mampu mencatat peningkatan peserta yang cukup besar.

Awalnya, panitia menargetkan sekitar 100 peserta, tetapi antusiasme masyarakat yang tinggi menyebabkan jumlah peserta meningkat hingga mencapai sekitar 300 orang.

Manajer Pemasaran dan Komunikasi Kalla Land & Property, Datu Primadona Husain, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat yang tinggi sejak rangkaian kegiatan pra-event menjadi semangat positif dalam menyongsong penyelenggaraan utama Pekan Olahraga Nipah 2026.

Lanjut dia, antusiasme masyarakat terhadap Pekan Olahraga Nipah tahun ini sangat luar biasa.

“Di beberapa cabang olahraga, jumlah peserta melebihi target yang telah kami tetapkan,” ujar Datu Primadona Husain, dalam pernyataan tertulis kepada Kepri KPA NEWS, Minggu (28/6/2026).

“Hal ini menunjukkan bahwa Pekan Olahraga Nipah telah berkembang menjadi tempat kolaborasi komunitas yang dinantikan oleh masyarakat setiap tahunnya,” katanya.

Ia menambahkan, melalui Pekan Olahraga Nipah, pihaknya berharap menyediakan ruang yang tidak hanya dinamis dalam aktivitas.

Namun, dampak sosialnya juga muncul, menciptakan ruang bagi perkembangan komunitas olahraga, sekaligus memperkuat hubungan masyarakat dengan gaya hidup yang sehat dan ramah lingkungan.

“Sebagai kawasan yang menggabungkan penggunaan campuran dan gaya hidup hijau, Nipah Park terus mendorong hadirnya berbagai program yang memperkuat hubungan antara komunitas, ruang umum, serta pengalaman perkotaan yang lebih dinamis,” ujarnya.

Gerakan Kolektif Berkelanjutan

Tahun ini, Pekan Olahraga Nipah 2026 mengusung kampanye “Game On, Waste Gone”.

Manajer Umum Penjualan dan Pemasaran Kalla Land & Property, Rasmila Sari Suaib menyampaikan bahwa tema ini mengajak komunitas serta masyarakat untuk memandang olahraga bukan hanya sebagai ajang persaingan, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan kolektif yang lebih berkelanjutan.

“Melalui kerja sama dengan komunitas setempat, beberapa bahan sisa produksi dan limbah plastik diproses ulang menjadi bagian dari instalasi, merchandise, hingga medali sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan yang disajikan dalam rangkaian acara,” katanya.

Dalam empat tahun terakhir, ajang Pekan Olahraga Nipah berkembang dari 18 menjadi 27 cabang olahraga. (*)

Artikel Pilar Terkait