Ringkasan Berita:
- Pengembangan Jalan Nasional Bireuen-Takengon di kawasan Enang-enang telah mencapai tingkat kemajuan sebesar 95 persen.
- Penginisiatif Sahrial Abadi mengatakan jalur tersebut diperkirakan hanya bisa dilalui kendaraan terbatas dalam seminggu ke depan.
- BPJN Aceh saat ini sedang menyiapkan pembangunan dua jembatan tetap di jalur alternatif Werlah sebagai upaya mengatasi permasalahan mobilitas.
- Pembangunan permanen Jembatan Enang-enang direncanakan akan memasuki tahap konstruksi fisik pada tahun 2027 sampai 2028.
Liputan Jurnalis Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
KPA NEWS -, REDELONG– Peningkatan Jalan Nasional Bireuen-Takengon di wilayah Enang-enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, terus dipercepat dan saat ini tingkat pencapaiannya telah mencapai 95 persen.
Namun demikian, akses jalan tersebut diperkirakan baru dapat digunakan dalam seminggu lagi.
Ini diungkapkan oleh inisiator pembukaan kembali jalur Enang-enang, Sahrial Abadi kepada para jurnalis.KPA NEWS –, Bustami pada Sabtu (27/6/2026).
“Jika proses pengaspalan, besok akan selesai seluruhnya. Namun kita belum membuka akses jalan secara umum, karena harus menunggu aspal mengering terlebih dahulu. Perkiraannya sekitar seminggu lagi baru bisa digunakan,” katanya.
Sahrial: Kendaraan yang Melintas Akan Dibatasi
Sahrial menambahkan, setelah pekerjaan pengaspalan selesai, pihaknya masih akan melaksanakan beberapa tahapan selanjutnya, termasuk pembuatan dinding penahan.(lining) jalan.
Terdapat beberapa pekerjaan lainnya, termasuk kita akan membuat liningjalan tersebut sebaiknya dijaga agar lebih aman ketika warga melintas,” katanya.
Ia selanjutnya menjelaskan bahwa pada saat peresmian nanti, kendaraan yang melintas akan dibatasi dan dibagi menjadi tiga kelompok, antara lain:
- Pertama, sepeda motor atau kendaraan beroda dua
- Kedua mobil pribadi penumpang
- Tiga kendaraan berukuran sedang, seperti mobil sewa tipe L-300 dan Haice
Pembagian klasifikasi ini dilakukan secara sengaja agar memudahkan pemahaman para pengemudi yang melewati jalur utama di wilayah tengah Gayo.
“Jika mobil paling cepat yang bisa melewati L-300 dan Haice, sedangkan mobil dengan muatan lain dilarang, mohon dimaklumi,” tegasnya.
Pemerintah Pusat sedang menyiapkan pembangunan dua jembatan tetap di jalur alternatif Werlah.
Di sisi lain, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 3 Aceh, Azis menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan persiapan pembangunan dua jembatan permanen di jalur alternatif Werlah, Bener Meriah.
Kedua jembatan tersebut diharapkan menjadi jawaban tetap untuk memastikan kelancaran pergerakan masyarakat selama proses penanganan Jembatan Enang-enang berlangsung.
Menurut Azis, proses lelang untuk pembangunan dua jembatan permanen telah dimulai pada tahun 2026.
Meskipun jalur Werlah termasuk dalam jalan kabupaten, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh tetap berperan dalam mendukung keterhubungan wilayah yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Meskipun statusnya bukan jalan nasional, kami tetap berperan agar akses masyarakat tidak terganggu,” kata Azis.
Selain mempersiapkan pembangunan jembatan, BPJN juga telah melakukan beberapa pekerjaan awal pada jalur alternatif tersebut.
Beberapa bagian yang sebelumnya sempit kini telah diperluas agar kendaraan bisa melewati dengan lebih aman dan nyaman.
Azis menjelaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah juga memberikan dukungan terhadap perkembangan jalur Werlah.
Bahkan, Bupati Bener Meriah telah mengajukan agar jalur tersebut ditetapkan sebagai jalan tetap melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026.
Untuk meningkatkan kondisi jalur jalan, akan dimasukkan ke dalam program pembangunan jalan kabupaten yang saat ini sedang dipersiapkan oleh pemerintah setempat.
BPJN Aceh: Penyelesaian Jembatan Enang-enang Secara Tetap Masih Menjadi Fokus Utama
Sementara itu, BPJN menegaskan bahwa penanganan tetap Jembatan Enang-enang tetap menjadi fokus utama.
Pada tahun ini, tahapan desain awal telah dimulai dengan beberapa pilihan rancangan yang sedang ditinjau.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, lelang konstruksi diharapkan dapat dilaksanakan setelah tahap perencanaan selesai.
Sementara pekerjaan fisik tercantum dalam rencana aksi tahun 2027 sampai 2028.
Azis juga memberikan penjelasan mengenai informasi yang beredar di masyarakat tentang kondisi jalan di kawasan Enang-enang.
Ia menekankan bahwa secara administratif, jalur jalan tersebut berada di bawah kewenangan Pemkab Bener Meriah.
Namun demikian, BPJN Aceh tetap mengambil tindakan untuk membantu menemukan solusi karena jalur tersebut memainkan peran yang sangat penting dalam kegiatan masyarakat.
Pada tanggal 22 Juni 2026, BPJN bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas PUPR, Asisten Daerah I, Dinas Perhubungan, serta Polres Bener Meriah, melakukan inspeksi lapangan guna mengevaluasi kondisi jembatan dan akses jalan di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditetapkan bahwa kegiatan kendaraan di kawasan Jembatan Enang-enang harus dihentikan sementara untuk mencegah potensi bahaya yang mengancam pengguna jalan.
Namun demikian, penduduk setempat yang menggunakan kendaraan roda dua serta masyarakat yang ingin menuju area perkebunan tetap diperbolehkan melewati jalur tersebut dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.
BPJN juga memberi peringatan kepada masyarakat untuk waspada dalam menggunakan jalur swadaya yang dibangun melalui kerja sama masyarakat.
Jalur tersebut dianggap rentan terhadap kerusakan, khususnya ketika dilalui kendaraan secara terus-menerus atau saat wilayah tersebut terkena hujan deras.
Dengan dibangunnya dua jembatan tetap di jalur Werlah dan rencana penanganan menyeluruh terhadap Jembatan Enang-enang, BPJN Aceh berharap keterhubungan masyarakat Bener Meriah tetap terjaga serta memberikan solusi jangka panjang yang aman dan berkelanjutan.(*)
Artikel Pilar Terkait
Kepri KPA NEWS -Berita paling viral di Kepri KPA NEWS - yang terdiri dari berita terpopuler, Rabu (8/7/2026).…
Ringkasan Berita: Menurut Bahlil, secara regulasi, wewenang pengelolaan wilayah kerja migas South Andaman berada di bawah pemerintah pusat,…
Kepri News – Pernahkah Anda bertanya-tanya, ke mana perginya uang parkir yang Anda bayarkan setiap hari? Apakah uang…
KABAR BANTEN -Pemerintah Kabupaten Serang mulai mendistribusikan dana Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPRD) yang belum…
BANDUNG – Akses terhadap pendanaan masih menjadi salah satu tantangan utama bagi banyak perusahaan skala menengah yang tengah…
Kepri KPA BERITA -, MUARA BULIAN- Polres Batang Hari, Provinsi Jambi mengambil tindakan tegas untuk menangani maraknya aksi…
Berita KPA Kepri -, Tangerang- Ketika masa berlaku surat izin mengemudi Anda hampir berakhir, sebaiknya segera melakukan perpanjangan.…
Ringkasan Berita: Nyimas Laula mendapat perhatian publik setelah video di mana dia menegur seorang pria di gym Bali…
