Ringkasan Berita:
- Jokowi memulai perjalanan tiga hari di Lampung dengan rangkaian kegiatan yang mencakup politik, budaya, dan sosial.
- Jokowi akan tampil bersama Kaesang dalam acara konsolidasi PSI di Lampung.
- Safari ini menimbulkan isu Pemilihan Presiden 2029, namun Projo menyangkal adanya rencana politik tersembunyi.
Kepri KPA NEWS –Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo memulai rangkaian kunjungan ke berbagai wilayah di Indonesia dengan mengunjungi Provinsi Lampung pada hari Jumat (26/6/2026).
Selama tiga hari, hingga Minggu (28/6/2026), Jokowi direncanakan melakukan berbagai kegiatan yang diadakan di beberapa kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
Kunjungan Presiden Jokowi ke Lampung tidak hanya diisi dengan kegiatan sosial masyarakat, tetapi juga ada agenda politik bersama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep.
Keduanya direncanakan hadir dalam pertemuan kader, berjumpa dengan relawan, serta menyapa warga di beberapa lokasi.
Selain menghadiri rapat koordinasi dan pertemuan dengan kader PSI, Jokowi juga akan mengikuti upacara adat, berkunjung ke pelaku UMKM, menghadiri pawai budaya, serta memberikan bantuan sosial kepada masyarakat.
Serangkaian kegiatan akan diadakan di Mesuji, Tulangbawang Barat, Bandar Lampung, Lampung Timur, serta Lampung Tengah.
Perjalanan kali ini akan diisi dengan rangkaian pemantapan politik, prosesi adat, serta kegiatan sosial berupa pembagian bahan pokok.
Kolaborasi Jokowi dan Kaesang di Lampung Kerja sama Jokowi dengan Kaesang di Lampung Kehadiran Jokowi bersama Kaesang di Lampung Peran Jokowi dan Kaesang dalam kegiatan di Lampung Kunjungan Jokowi dan Kaesang ke Lampung
Selain kegiatan sosial, Jokowi rencananya akan hadir langsung bersama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dalam rangkaian kunjungan politik.
Ketua DPD PSI Bandar Lampung, Randy Aditia Gumay Gumanti menyampaikan, salah satu daya tarik utama dari kunjungan ini adalah pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Bandar Lampung yang akan diadakan di ibu kota provinsi pada hari Sabtu (27/6/2026).
“Persiapan terus diperbaiki agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Kami menargetkan sekitar 1.600 pengurus PSI Bandar Lampung hadir dalam rakorda ini sebagai bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi kader,” ujar Randy saat menjelaskan kesiapan panitia.
Menariknya, Randy menyampaikan bahwa acara konsolidasi internal ini juga memberi kesempatan kepada masyarakat umum untuk melihat langsung wajah Jokowi dan Kaesang secara dekat.
“Bagi masyarakat yang ingin hadir dan menyaksikan acara, kami mengundang datang setelah proses verifikasi peserta selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Aturan pakaian yang ditentukan panitia adalah putih dan hitam agar pelaksanaan kegiatan tetap teratur dan seragam,” katanya.
Rencana Kegiatan Jokowi Selama Tiga Hari di Lampung:
Jumat, 26 Juni 2026 (Hari Pertama):
Sesampainya di Bandara Radin Inten II, Jokowi segera berangkat ke Kabupaten Mesuji untuk menghadiri acara halalbihalal bersama 1.350 kader dan pendukung PSI dari seluruh Lampung di area Wiratama, yang diikuti dengan sholat Jumat berjamaah.
Perjalanan dilanjutkan ke Tulangbawang untuk kegiatan konsolidasi yang diikuti oleh 3.000 peserta, kemudian ditutup dengan menyaksikan Pawai Budaya dan Karnaval Gajah sebelum menginap di Bandar Lampung.
Minggu, 28 Juni 2026 (Hari Kedua):
Pada pagi hari, Jokowi akan berjumpa dengan para tokoh adat Lampung guna menerima pemberian gelar dari lima kerajaan di Kedaton Keagungan.
Pukul 10.00 WIB, ia menghadiri Rapat Koordinasi PSI Bandar Lampung, dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Transmigrasi dan Desa Bagelen.
Saat menjelang sore, rombongan akan mengunjungi UMKM di Maliosewu dan menutup hari dengan acara ramah tamah bersama jajaran DPW serta DPD PSI se-Lampung pada pukul 16.00 WIB.
Minggu, 28 Juni 2026 (Hari Ketiga):
Jokowi direncanakan hadir dalam prosesi kirab budaya di Lampung Timur bersama para relawan, kemudian berpindah ke Kota Gajah, Lampung Tengah, untuk mendistribusikan paket sembako.
Kunjungan di Lampung berakhir dengan pertemuan hangat di pondok pesantren bersama para kiai serta sekitar 1.800 santri sebelum kembali ke ibu kota.
Randy menganggap, kehadiran Jokowi dan Kaesang memberikan semangat baru yang luar biasa untuk menjaga stabilitas roda partai di tingkat bawah.
“Kehadiran Pak Jokowi dan Mas Kaesang tentu memberikan semangat khusus bagi seluruh anggota PSI. Ini bukan hanya kegiatan formal, tetapi menjadi pemicu harapan untuk memperkuat aktivitas politik dan dedikasi kepada masyarakat guna meraih kursi dalam Pemilu berikutnya,” ujar Randy dengan penuh optimisme.
Projo Menegaskan Jokowi Tidak Membangun Oposisi Maupun Mengambil Langkah Awal Menuju Pemilu 2029
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), direncanakan melakukan perjalanan keliling Nusantara pada awal bulan Juni 2026.
Namun demikian, rencana ini tidak bertujuan membentuk oposisi untuk melawan Presiden Prabowo Subianto dalam Pemilu 2029.
Pernyataan ini diungkapkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, sebagai respons terhadap berbagai isu yang beredar.
Sebelumnya, Jokowi sendiri telah menyatakan bahwa tujuannya melakukan blusukan keliling Indonesia kembali adalah untuk memenuhi undangan dari masyarakat di berbagai wilayah.
Tindakan ini diambil oleh mantan presiden tersebut setelah keadaannya dinyatakan semakin membaik.
Namun, di media sosial dan kalangan analis, banyak pihak justru menganggap safari wilayah Jokowi ini sebagai persiapan untuk mempercepat langkah menuju Pemilu 2029.
Isu yang beredar menyebutkan bahwa tindakan ini sengaja dilakukan untuk memperkuat posisi putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, dalam dunia politik, terutama jika nanti Gibran tidak lagi berpasangan dengan Prabowo.
Meskipun dihadapkan pada isu yang menyebutnya tidak netral, ketika ditanya mengenai hal tersebut, Jokowi tidak memberikan jawaban pasti dan hanya mengulangi alasan lama, yaitu murni memenuhi undangan dari daerah.
Di sisi lain, Freddy menegaskan bahwa Jokowi pernah menyampaikan kepada para pendukungnya bahwa dirinya tetap sepenuhnya mendukung Pemerintahan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka yang kini menjabat Wakil Presiden (Wapres) RI.
Bahkan, menurut Freddy, Jokowi mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran berlangsung selama dua periode.
“Maka tujuan Pak Jokowi melakukan perjalanan keliling Indonesia ini bukan untuk membentuk oposisi, mengkritik, atau mengambil peran pemerintah,” katanya, dilaporkan dari YouTube Kompas TV, Kamis (28/5/2026), dikutip Tribunnews.com.
“Kali lagi, dia hanya ingin mempertahankan hubungan emosional dengan masyarakat,” tambah Freddy.
Jika hubungan emosional Jokowi ternyata memiliki pengaruh atau dampak terhadap Pemilu 2029 mendatang, Freddy menyatakan hal itu bukanlah masalah. Menurut Freddy, tindakan yang dilakukan Jokowi dilakukan semata-mata untuk kepentingan Indonesia.
Pak Jokowi sebagai tokoh politik, tindakan politik yang dilakukannya, katakanlah dia turun langsung berinteraksi dengan masyarakat agar memastikan kelangsungan kemajuan Indonesia. Jangan dianggap hanya sebagai kompetisi pemilu tahun 2029.
“Banyak hubungan dekat antar tokoh, menjadi sumber inspirasi, mengawal hal itu bisa seperti itu. Namun jika sekali lagi jika harus diwujudkan dalam kontestasi 2029, saya rasa dalam demokrasi hal tersebut wajar,” tegas Freddy.
Freddy sebelumnya menyebutkan banyak tokoh yang terpengaruh oleh kepemimpinan Jokowi.
“Para kepala daerah, tokoh-tokoh, relawan, dan pemuda masih banyak yang meniru beliau sesuai dengan gagasan yang dimilikinya,” kata Freddy, dilansir dari YouTube CNN Indonesia, Rabu (27/5/2026).
Itulah yang harus terus dibangun dan dipelihara oleh Jokowi, menurut Freddy, dengan berkomunikasi dengan tokoh-tokoh dan pemimpin di berbagai daerah untuk masa depan bangsa.
Karena mereka terinspirasi oleh Pak Jokowi. Banyak tokoh-tokoh ini, para kepala daerah, serta tokoh masyarakat yang mendukung ketika Pak Jokowi memimpin.
“Inilah yang perlu terus diberi motivasi, perlu terus dijaga kelanjutannya agar nanti para pemimpin berikutnya terus melanjutkan apa yang telah dibangun oleh Pak Jokowi maupun para pemimpin sebelumnya,” kata Freddy.
Jokowi Akan Berkunjung ke Lampung, NTT, Jawa Barat
Di sisi lain, Jokowi direncanakan akan melakukan kunjungan pertama ke Lampung pada Juni 2026. Berikutnya, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.
Mengenai kondisi kesehatannya, Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa keadaannya telah membaik sehingga siap menjalani aktivitas dengan penuh.
“Ya seperti ini, sudah. Menghadiri undangan-undangan di daerah berarti sudah. Ya, sudah siap. Insya Allah sudah siap,” kata Jokowi di rumahnya, Sumber, Banjarsari, Senin (25/5/2026).
Selain menjalin silaturahmi, Jokowi juga menyatakan akan memberikan semangat kepada masyarakat.
Memberikan motivasi kepada rakyat serta bertemu dengan PSI di daerah, juga berjumpa dengan relawan di wilayah tersebut. Ya, karena ada undangan,” katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hari Ini Jokowi Berkunjung ke Lampung: Kombinasi dengan Kaesang, Penguatan Politik serta Pembagian Sembako
Artikel Pilar Terkait
Ringkasan Berita: Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, memulai perjalanannya dengan mengunjungi Lampung selama tiga hari. Jokowi tiba…
Ringkasan Berita:Perdebatan tentang Upacara Adat Menindih Kepala Kerbau Jokowi menyangkal bahwa ritual injak kepala kerbau di Lampung memiliki…
Kepri KPA NEWS .-CO, TENGGARONG – Penggeledahan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara oleh Tim Penyidik…
Ringkasan Berita: Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan Pemerintah Kabupaten Kukar menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan dugaan tindak pidana…
Kepri News – Pernahkah Anda bertanya-tanya, ke mana perginya uang parkir yang Anda bayarkan setiap hari? Apakah uang…
Ringkasan Berita: Menurut Bahlil, secara regulasi, wewenang pengelolaan wilayah kerja migas South Andaman berada di bawah pemerintah pusat,…
Ringkasan Berita: Sopir bus pariwisata dari PO EP sempat menjadi target pencarian pihak Polda Lampung setelah video mengemudi…
Jakarta, IDN Times - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menanggapi maraknya konten parodi terkait Koperasi Desa Merah Putih/Kampung Nelayan…
