Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
Batam

Daftar 7 Berita Populer Batam Hari Ini, Warga Kesulitan Dapat Tiket KM Kelud

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 28, 2026 · 5 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 5 menit

Berita KPA Kepri, BATAM– Kami mengumpulkan kembali daftar 7 berita terpopuler Batam hari ini bagi Anda, Minggu (28/6/2026).

Keluhan masyarakat Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terkait kesulitan mendapatkan tiket kapal Pelni masuk dalam daftar berita terpopuler Batam hari ini.

Pihak manajemen Pelni memberikan pernyataan mengenai kesulitan masyarakat dalam mendapatkan tiket tersebut.

Laporan lainnya datang dari Pengadilan Negeri (PN) Batam, yang memperpanjang masa tahanan rumah ibu Bhayangkari yang terlibat dalam kasus penganiayaan hingga 23 Agustus 2026.

Selain itu, terdapat momen penangkapan markas perjudian online (judol) di Batam.

Petugas kepolisian mengungkap peran warga Tiongkok dalam kasus tersebut yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.

Seperti apa berita selengkapnya?

Berikut 7 Berita Terkini Batam Hari Ini yang Wajib Anda Ketahui

 

PN Batam Memperpanjang Masa Penahanan Rumah Ibu Bhayangkari yang Tersangkut Kasus Penganiayaan Sampai 23 Agustus 2026

   
Ringkasan Berita:
  • Pengadilan Negeri Batam memperpanjang masa penahanan rumah terdakwa Fara Diba Balqis.
  • Perpanjangan masa tahanan berlaku mulai tanggal 25 Juni hingga 23 Agustus 2026
  • Kepala Humas Pengadilan Negeri Batam menjelaskan perbedaan ketentuan tahanan rumah dan tahanan kota
  • Pihak yang menjadi korban mengemukakan dugaan pelanggaran kegiatan terdakwa di luar rumah tinggalnya.
 

Berita KPA Kepri, BATAM– Pengadilan Negeri (PN) Batam memperpanjang masa tahanan rumah Fara Diba Balqis, tersangka dugaan penganiayaan terhadap seorang pegawai honorer Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Kevina.

Pengajuan penahanan lebih lanjut tercatat dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Batam.

Terdakwa menjalani penahanan di rumah sesuai dengan keputusan hakim hingga 24 Juni 2026.

Sekarang, masa tahanan kembali diperpanjang mulai 25 Juni 2026 hingga 23 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya

Detik-Detik Penangkapan Markas Judol di Batam, Polisi Bongkar Peran Warga Tiongkok yang Kini Dalam Daftar Pencarian Orang

   
Ringkasan Berita:
  • Polda Kepri melakukan penggerebekan terhadap kantor promosi perjudian online di Perumahan Citraland Megah Batam
  • Petugas mengamankan lima tersangka yang mengelola kampanye perjudian untuk pasar luar negeri.
  • Petugas mengamankan aset bernilai miliaran rupiah, termasuk uang tunai dan mata uang digital
  • Jaringan ini diatur oleh seorang warga negara asing dari Tiongkok dengan inisial AD.
 

Berita KPA Kepri, BATAM– Kondisi kaku terjadi saat penggerebekan tempat markas operasional promosi judol di Perumahan Citralen Megah Blok C Nomor 11, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada 29 Mei 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

Setidaknya, enam anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri bergerak menuju lokasi, di mana para pelaku mengendalikan kegiatan perjudian.

Saat petugas memasuki area tersebut, beberapa orang yang berada di dalam rumah terlihat kacau.

Petugas selanjutnya meminta penghuni lokasi agar tetap tenang dan memberikan keterangan dengan jujur.

Baca Selengkapnya

Warga Batam mengeluhkan kesulitan mendapatkan tiket Kelud, Pelni menyatakan semua tiket telah habis hingga pertengahan Juli 2026.

   

Berita KPA Kepri, BATAM– Sejumlah penduduk Batam mengeluhkan kesulitan dalam memperoleh tiket kapal KM Kelud Pelni yang berangkat dari Batam ke Belawan.

Keadaan ini telah terjadi selama seminggu terakhir.

Warga mengatakan kewalahan dalam mendapatkan tiket, terlebih bagi pelaku perjalanan yang tujuannya mendesak.

Tiket sudah habis, bahkan di aplikasi juga tidak tersedia, kami sudah datang ke loket kantor Pelni. Petugasnya juga mengatakan bahwa tiket sudah habis,keluh seorang calon penumpang, Reslo mengeluhkan, Jumat (26/6/2026).

Niat keluarga untuk kembali ke kampung halaman pada liburan sekolah anak-anak harus dibatalkan karena tiket Kelud tidak tersedia.

Baca Selengkapnya

Kasus 337 HP di Batam Menjadi Teladan, Bea Cukai Memberikan Contoh Penanganan Barang Hasil Penindakan

   

Berita KPA Kepri, BATAM– Tidak semua ponsel yang disita oleh Bea Cukai Batam dalam kasus dugaan pelanggaran kepabeanan berakhir dengan penghancuran.

Penyelesaiannya tergantung pada jenis pelanggaran serta kondisi barang.

Seperti dalam kasus 337 unit ponsel yang disita di Pelabuhan Roro Telaga Punggur beberapa waktu lalu.

Penyelesaiannya dilakukan melalui prosedur administratif karena barang tersebut berasal dari dalam negeri dan pelanggarannya berkaitan dengan kewajiban pajak di kawasan Free Trade Zone (FTZ).

Kepala Divisi Pengawasan Kepatuhan dan Pelayanan Informasi Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, menyampaikan bahwa ratusan ponsel tersebut bukan termasuk barang impor yang diselundupkan dari luar negeri.

Baca Selengkapnya

Program GENTING Berikan Harapan Baru Kepada Keluarga Heni di Batam Melalui Rumah yang Layak Dihuni

   

BATAM, Kepri KPA NEWS –– Senyum dan harapan mulai tampak di wajah Heni seiring berjalannya proses pembangunan rumahnya di Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam.

Rumah yang selama ini dihuni dalam keadaan tidak layak, kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, bersih, dan nyaman bagi keluarganya.

Pada Selasa (24/6/2026), Kelompok Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang sedang dikerjakan untuk Heni dan keluarganya.

Kunjungan tersebut dilakukan guna meninjau perkembangan pembangunan serta memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi keluarga Heni yang telah menggunakan alat kontrasepsi IUD.

Sebelum menerima bantuan, Heni beserta keluarganya tinggal di sebuah rumah yang tidak layak, lantainya dari tanah, atapnya bocor saat hujan turun, dan dindingnya terbuat dari seng bekas yang berkarat dan sudah rusak.

Keadaan ini menimbulkan tantangan khusus bagi keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari serta membentuk suasana yang baik untuk anggota keluarga.

Baca Selengkapnya

Aisar Khaled Bertemu Caca, Anak yang Dianiaya Ibu Tiri di Batam: Segera Pulih, Anak Surga

   

Berita KPA Kepri, Batam– Aisar Khaled, seorang YouTuber asal Malaysia, berkunjung ke Batam untuk bertemu dengan Caca, seorang anak yang diduga menjadi korban penganiayaan yang menyebabkan luka di tubuhnya.

Kedatangan Aisar Khaled langsung menarik perhatian banyak orang dan menjadi topik pembicaraan di media sosial.

Karena itu, sosok Aisar selama ini dikenal giat melaksanakan kegiatan sosial dan membantu rakyat, termasuk di Indonesia. Meskipun berasal dari Malaysia, pemuda ini memiliki banyak penggemar dan pendukung di Nusantara.

Saat bertemu dengan Caca juga diunggah oleh Aisar melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @aisar_khaledd.

Pada unggahan tersebut, Aisar menampilkan gambar bersama Caca serta menulis pesan yang mengharukan.

Baca Selengkapnya

Batam Menjadi Titik Penting untuk Logistik ASEAN Masa Depan, AFFA Membahas Penguatan Rantai Pasok Wilayah

   

Berita KPA Kepri, Batam– Letaknya yang strategis di jalur pelayaran internasional Batam mendorong menjadi salah satu pusat penting logistik ASEAN.

Pada pertemuan Majelis Tengah Tahun 2026 Federasi Asosiasi Forwarder ASEAN (AFFA), Jumat (26/6), di Batam, para pelaku logistik dari negara-negara ASEAN membahas penguatan.

Dengan mengusung tema “Memperkuat Konektivitas Logistik ASEAN melalui Percepatan Perdagangan, Digitalisasi, Keamanan, dan Pengembangan Kapasitas”, forum tersebut membahas strategi untuk memperkuat rantai pasok wilayah agar lebih cepat, efisien, aman, dan kompetitif.

Ketua Umum DPP ALFI, M. Akbar Djohan, menyatakan bahwa sektor logistik memainkan peran penting dalam menjaga kelangsungan perdagangan di kawasan ASEAN.

“Konektivitas logistik merupakan jalur utama integrasi ekonomi ASEAN. Dalam tengah perubahan rantai pasok global, kawasan kita perlu memperkuat kerja sama agar tetap bersaing,” kata Akbar.

Baca Selengkapnya

Artikel Pilar Terkait