Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
Nasional

Feri Amsari: Jokowi Perlu Lebih Berwibawa dalam Safari Politiknya

Oleh Redaksi Kompasia · Juni 29, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit
Ringkasan Berita:
  • Mantan Presiden Republik Indonesia, Jokowi, telah memulai perjalanan politiknya bersama PSI sejak minggu lalu.
  • Mengenai hal tersebut, ahli hukum tata negara, Feri Amsari, menganggap Jokowi tidak konsisten dengan ucapan yang dia sampaikan.
  • Sebelum pensiun sebagai Presiden, Jokowi pernah menyatakan akan kembali ke Kota Solo sebagai warga biasa.

Kepri KPA NEWS –Ahli hukum tata negara, Feri Amsari, menilai bahwa mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), tidak konsisten dalam menjalankan agenda safari politik terbaru.

Feri menyatakan bahwa tindakan Jokowi ini bertentangan dengan pernyataannya saat pensiun sebagai presiden.

Karena, pada masa itu, Jokowi menyatakan akan kembali ke Kota Solo, Jawa Tengah, sebagai warga biasa.

Namun, alih-alih menikmati masa pensiunnya, Jokowi kini justru terlibat dalam kegiatan politik bersama PSI.

“Katanya ingin beristirahat, namun justru langsung terjun ke dunia politik yang menurut saya seharusnya (Jokowi) sudah memasuki tahap yang layak sebagai guru bangsa,” ujar Feri di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).

“Ia mengatakan akan beristirahat, kembali ke kampung halaman sebagai warga biasa. Ternyata kemudian menjadi alat politik partai tertentu, yaitu partai anaknya sendiri,” katanya.

Meski Feri mengakui tidak ada larangan bagi mantan Presiden untuk terlibat dalam kegiatan politik, ia menyentuh isu tentang kejujuran.

Menurut Feri, tindakan Jokowi sering tidak sesuai dengan perkataannya, misalnya saat ini melakukan safari politik bersama PSI.

Ya, jika boleh tidak boleh, tentu diperbolehkan (untuk beraktivitas politik). Apakah pantas atau tidak, tentu tidak pantas.

“Seharusnya seseorang jujur dalam perkataannya sejak awal. Nah, perkataan Jokowi selalu berbeda-beda,” kata Feri.

Mengenai kunjungan politik Jokowi, Feri berpendapat bahwa orang tua tiga anak tersebut memiliki dua tujuan.

Pertama, katanya, Jokowi berharap PSI bisa masuk ke parlemen dengan mengumpulkan dukungan sejak saat ini.

Jokowi juga dianggap ingin menyampaikan pesan kepada berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto, bahwa dirinya masih aktif bekerja.

“Ia perlu partai ini mendapatkan angka-angka yang memadai agar bisa masuk parlemen sejak awal untuk maju,” katanya.

“Sekaligus ingin memberi tahu berbagai pihak bahwa dia masih bekerja, termasuk kepada Presiden Prabowo,” tambahnya.

Batal Jadi Rakyat Biasa

Diketahui, menjelang masa pensiun sebagai Presiden pada Januari 2024, Jokowi mengungkapkan niatnya untuk kembali ke Kota Solo sebagai warga biasa.

Hal itu disampaikan Jokowi ketika ditanya mengenai isu bahwa dirinya akan menjabat Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) setelah pensiun.

“Jadi warga biasa (setelah pensiun menjadi Presiden). Kembali ke Solo sebagai warga biasa,” katanya setelah mengunjungi pasar tradisional di Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2024).

“Kembali ke Solo sebagai rakyat biasa, sudah,” tegas dia.

Sebelumnya, Jokowi pernah menyampaikan rencananya setelah berhenti menjadi Presiden.

Ia menyatakan akan kembali ke Kota Solo dan akan terlibat dalam bidang lingkungan hidup.

“Ia akan aktif dalam bidang lingkungan hidup,” ujarnya pada November 2022.

Namun, pada beberapa kesempatan, Jokowi mengatakan akan berusaha keras untuk PSI.

Termasuk saat dijumpai di rumahnya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2026).

Jokowi menegaskan bahwa ia akan berjuang keras untuk meningkatkan nama PSI.

Ia juga menyatakan akan menghadiri semua undangan yang datang dari masyarakat maupun partai berlambang gajah tersebut.

“Ya seperti yang telah saya sampaikan dalam kongres dan rakernas, saya akan berjuang keras untuk PSI,” tegas Jokowi, Jumat, dikutip dariTribunSolo.com.

“Yang paling penting adalah undangan yang saya terima dari masyarakat, dari PSI, nanti akan saya hadiri semua,” tambahnya.

Diketahui, Jokowi telah memulai perjalanan politiknya minggu lalu.

Ia memulai perjalanan politiknya dari Lampung, lalu melanjutkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Jawa Barat (Jabar).

(Kepri KPA NEWS -/Pravitri Retno W/Taufik Ismail/Mario Christian, TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Artikel Pilar Terkait