Jumat, 21 Agustus 2026Indonesia
kepri.kompasia.com
hukum

TNI Bongkar Operasi Balinggama Yahukimo, Evakuasi Jenazah Pilot AMA

Oleh Redaksi Kompasia · Juli 3, 2026 · 3 menit baca Verified Publisher
Estimasi waktu baca: 3 menit

Kepri KPA NEWS –– Komandan Koops TNI Habema memastikan bahwa jenazah pilot pesawat milik PT AMA Air telah berhasil dievakuasi pada pagi hari Jumat (3/7) WIT.

Korban yang bernama Nicholas F. Gosselin dievakuasi dari Desa Balinggama, Kecamatan Soboham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto mengatakan bahwa evakuasi jenazah korban dilakukan melalui operasi khusus yang cepat dan tindakan SAR strategis.

Sebelum memindahkan jenazah pilot asal Amerika Serikat (AS), prajurit TNI terlebih dahulu menguasai Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama dari OPM.

“Melalui operasi khusus penyerangan cepat dan pertolongan darurat taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan profesional,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima oleh awak media.

Operasi ini dilakukan oleh 10 prajurit dari Koops TNI Habema. Mereka bergerak dengan bantuan 2 unit Helikopter Caracal dan melakukan tindakan yang sangat cepat, terencana, serta terkoordinasi.

Tindakan-tindakan strategis ini diambil mengingat lokasi operasi berada di wilayah pegunungan.

Selain melakukan evakuasi jenazah korban, Koop TNI Habema juga melakukan pencarian dan pengejaran terhadap tersangka pelaku penembakan serta pembakaran pesawat dengan nomor registrasi PK-RCY. Namun, fokus utama tetap berada pada proses evakuasi jenazah korban.

”Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Fokus kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan tempat kejadian, melindungi warga, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap pelaku,” tambahnya.

Kodam Cenderawasih Memastikan 7 Penumpang Selamat

Tujuh penumpang pesawat perintis PT AMA Air di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7) dinyatakan aman.

Namun, seorang pilot yang memiliki paspor Amerika Serikat (AS) dinyatakan tewas akibat serangan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto menyampaikan bahwa pesawat bernomor registrasi PK-RCY langsung dibakar oleh OPM atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) setelah mendarat di Lapter Balinggama.

“Berdasarkan data awal, pesawat tersebut diperkirakan dibakar oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka setelah mendarat di lokasi,” ujarnya kepada para jurnalis.

Menurut Kolonel Tri, pesawat tersebut sedang melakukan penerbangan perdana dari Bandara Wamena ke Lapangan Terbang Balinggama.

Selain penerbang, pesawat tersebut mengangkut 7 penumpang. Seluruh penumpang dinyatakan aman.

“Informasi awal mengenai kejadian ini didapat dari Manajer PT AMA, Bapak Mario, yang melaporkan kejadian tersebut kepada PPK Perintis Kantor UPBU Kelas I Wamena,” katanya.

Koordinasi yang Kuat untuk Memastikan Urutan Kejadian Serangan

Tri menekankan bahwa hingga kini pihak berwenang masih terus menjalani koordinasi yang intensif bersama operator maskapai penerbangan, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Tujuan dari hal tersebut adalah untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan dapat dipercaya, termasuk memverifikasi urutan kejadian, kondisi penumpang, serta perkembangan situasi keamanan di tempat kejadian.

“Kami masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang relevan guna memperoleh data yang benar dan teruji. Perkembangan kondisi di lapangan juga terus kami pantau,” katanya.

Sersan dengan tiga bintang di bahunya menyatakan bahwa pihaknya memberikan perhatian penuh terhadap kejadian tersebut.

Mengingat penerbangan awal merupakan salah satu sarana penting yang menghubungkan daerah-daerah terpencil di Papua. Baik untuk keperluan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, maupun pengiriman logistik.

“Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti kebenarannya sambil menunggu hasil penyelidikan resmi,” katanya.

Artikel Pilar Terkait